Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Danish Dutch English French German Greek Hindi Italian Japanese Korean Portuguese Russian Spanish

  • VTEM Image Show

    Selamat Datang di website Dinas Pendidikan provinsi Kepri

    Your content1
  • VTEM Image Show

    Berpancang Amanah Bersauh Marwah

    Your content2
  • VTEM Image Show

    Untuk Pendidikan Indonesia Yang Lebih Maju

    Your content3

Berita DISDIK KEPRI

Prev Next
Jelang Ramadhan Disdik Halal Bihalal

Jelang Ramadhan Disdik Halal Bihalal

Dompak - Menyambut bulan suci ramadhan 1438 H, keluarga besar dinas pendidikan kepri melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal. Kegiatan ini dihadiri oleh Seluruh Kepala Sekolah dan Pengawas SMA/SMK di wilayah Tanjungpinang Bintan, Stakeholder Pendidikan dan Seluruh Staf DInas Pendidikan Kepri. Kamis (24... Read more

Kadisdik Buka Pelatihan Budi Pekerti Siswa SMA/SMK

Kadisdik Buka Pelatihan Budi Pekerti Siswa SMA/SMK

Tanjungpinang - Meskipun acara pelatihan pendidikan budi pekerti untuk SMA/SMK tahun 2017 dibuka pada pukul 21.00 Tadi malam (17/5), Kadisdik bersama peserta nampak bersemangat. Kegiatan Pelatihan yang awalnya dijadwalkan dibuka pukul 19.30 terpaksa baru bisa dilaksanakan pada pulul 21.00. Keterlam... Read more

Gaji PTK Non ASN Dicairkan

Gaji PTK Non ASN Dicairkan

Dompak - Alhamdulillah, setelah menunggu lama memasuki bulan ke 5, akhirnya gaji Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non ASN Pelimpahan Kab/Kota dapat disalurkan melalui Bank BRI Cabang Tanjungpinang. Proses pembayaran gaji ini diawali dengan penyerahan gaji selama 3 bulan terhitung jan-Maret kepada pa... Read more

 Kemendikbud susun bahan ajar PAUD berbahasa daerah

Kemendikbud susun bahan ajar PAUD berbahasa daerah

Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyusun bahan ajar  Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam 55 bahasa daerah guna menunjang pengembangan kemampuan anak berbahasa. Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ella Yulaelawati dalam Festival Kreat... Read more

Kadisdik Buka OSN SMA

Kadisdik Buka OSN SMA

Batam - Di saat yang sama semalam (8/5) kadisdik juga membuka kegiatan Olimpiade Siswa Nasional (OSN) Jenjang SMA untuk tingkat provinsi yang dilaksanakan di Hotel Golden View Batam. Kegiatan OSN SMA ini juga merupakan agenda rutin kesiswaan sama halnya dengan OSN jenjang dikdas yang sudah dimulai ... Read more

Museum Sumpah Pemuda di JI. Kramat Raya, Jakarta. “Aku hanya orang biasa yang Bekerja untuk bangsa lndonesia dengan cara Indonesia. Namun, yang penting untuk kalian yakini, sesaat pun aku tak pernah mengkhianati tanah air dan bangsaku, lahir maupun batin aku tak pernah mengkorup kekayaan negara."

Ki Hajar Dewantoro
Raden Mas Soewardi Soerjaningrat  lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 – meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959 pada umur 69 tahun adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.

Tanggal kelahirannya sekarang diperingati di Indonesia sebagai Hari Pendidikan Nasional. Bagian dari semboyan ciptaannya, tut wuri handayani, menjadi slogan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia. Namanya diabadikan sebagai salah sebuah nama kapal perang Indonesia, KRI Ki Hajar Dewantara. Potret dirinya diabadikan pada uang kertas pecahan 20.000 rupiah tahun emisi 1998.[2]

Ia dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang ke-2 oleh Presiden RI, Soekarno, pada 28 November 1959 (Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959)

Sebagai orangtua tentu memiliki harapan untuk memberikan segala yang terbaik bagi anak, termasuk juga dalam hal pendidikan. 

Namun tak jarang hal ini memberikan beban tersendiri karena biaya pendidikan yang cenderung meningkat setiap tahun. 

Bila tidak dipersiapkan dengan cermat, tentu akan menggoyahkan keuangan dan pendidikan anak pun terancam terganggu. Untuk itu, perencanaan dana pendidikan perlu disiapkan sejak dini, dan berikut ulasannya seperti dikutip dari www.cermati.com, Selasa (3/1/2017)

1. Persiapkan anggaran sedini mungkin

Jangan menunggu hingga anak siap untuk bersekolah baru mulai bingung mempersiapkan dananya, karena pada saat itu Anda sudah tidak mempunyai banyak waktu untuk mempersiapkan diri.

Sebaiknya persiapkan anggaran sedini mungkin bahkan sejak anak masih balita, sehingga Anda mempunyai waktu yang cukup dan tidak terlalu ketat dalam mengatur keuangan

2. Atur jumlah anggaran pendidikan

Untuk menyiapkan dananya, Anda tentu perlu mengetahui berapa kira-kira jumlah anggaran yang dibutuhkan. Anda dapat mencari informasi mengenai biaya sekolah pada sekolah idaman. 

Jangan lupa hitung pula berbagai biaya lain yang mungkin muncul, misalnya biaya ekstrakurikuler, biaya buku dan seragam, uang pangkal, hingga kebutuhan lainnya. 

Bila sedang merancang pendidikan untuk sekolah lanjutan atau perguruan tinggi, pertimbangkan pula apakah ada rencana anak Anda untuk bersekolah di luar kota atau bahkan luar negeri? 

Karena kondisi tersebut memerlukan penghitungan yang lebih kompleks dan lengkap, misalnya bila Anda berencana menyekolahkan anak keluar negeri, tentu harus memperhitungkan pula biaya akomodasi, konsumsi, transportasi, dan kebutuhan hidup lainnya. Belum lagi biaya untuk pulang pergi kembali ke kampung halaman dan juga keperluan lainnya

Selanjutnya, perkirakanlah berapa banyak kenaikan rata-rata biaya tersebut setiap tahunnya. Hal ini digunakan untuk dapat menghitung berapa nilai anggaran tersebut beberapa tahun dari sekarang, ketika anak mulai memasuki sekolah tersebut.

3. Atur anggaran untuk setiap anak

Setelah itu, persiapkan dana pendidikan untuk setiap anak. Jadi bila memiliki beberapa anak, maka pisahkanlah dana pendidikan untuk masing-masing, agar tiap anak memperoleh kepastian dan tidak terganggu oleh kebutuhan pendidikan saudaranya yang lain.

Untuk mempersiapkan dana tersebut, Anda dapat mengikuti asuransi pendidikan. Mengapa memilih asuransi pendidikan? Karena asuransi ini dapat memproteksi biaya pendidikan anak bila terjadi risiko kematian orang tua atau ketidakmampuan orang tua untuk mencari nafkah akibat cacat atau sakit.

4. Berpikir realistis

Rancang anggaran pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Jangan sampai anggaran pendidikan yang terlalu besar mengganggu anggaran Anda untuk kebutuhan primer lain yang juga penting. 

Apabila anak menginginkan sekolah pada tempat atau jurusan dengan biaya yang sangat besar, coba pikirkan alternatif lain yang lebih terjangkau. Solusi lainnya, Anda dapat mencoba mencari beasiswa. Tentu saja hal ini juga perlu dikomunikasikan pada buah hati agar mereka siap dan juga mampu mencetak prestasi yang sesuai dengan tujuan tersebut.

5. Menentukan prioritas

Bila Anda merasa mulai kesulitan untuk mengatur dana pendidikan anak karena kebutuhan pengeluaran yang amat tinggi, maka mulailah menyusun daftar skala prioritas. 

Pelajari anggaran apa yang dapat Anda kurangi untuk dialokasikan pada dana pendidikan. Contoh pos yang dapat dikurangi misalnya dana rekreasi dan hiburan di mana Anda dapat mengurangi makan-makan di restoran atau berbelanja di mal.

6. Alokasi dana

Sisihkan dana dari pendapatan Anda dan pasangan minimal 10 persen sehingga target menabung atau membayar asuransi dapat terpenuhi.  Cara ini membantu Anda untuk disiplin dalam mengumpulkan dana pendidikan anak.

7. Bandingkan penawaran asuransi

Mintalah ilustrasi asuransi pendidikan kepada agen dari beberapa perusahaan asuransi. Jelaskan besar manfaat dan kualitas pendidikan yang Anda inginkan untuk anak Anda agar agen tersebut dapat memberikan ilustrasi yang tepat. 

Dari ilustrasi tersebut Anda dapat mengetahui berapa premi yang harus dibayar, berbagai kelebihan dan kekurangan dari tiap perusahaan. Setelah itu, Anda dapat membandingkan dan menentukan mana yang terbaik.

Rancang dana pendidikan anak sejak dini, karena semakin anak dewasa maka waktu yang Anda miliki untuk menyiapkan dana pun semakin sedikit. Selain itu, semakin tinggi tingkat pendidikan anak, maka makin besar pula dana yang Anda butuhkan.

liputan6

Makalah & Artikel

Prev Next
(Kemendikbud) mengajak semua pihak untuk melakukan reformasi

(Kemendikbud) mengajak semua pihak untuk…

Kemendikbud – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)...

Read more
Hikmah Isra Mi'raj

Hikmah Isra Mi'raj

Perjalanan isra dan mi’raj merupakan perjalanan yang...

Read more
Dari Duit Jajan, Ajari Anak Kelola Keuangan

Dari Duit Jajan, Ajari Anak Kelola Keuan…

      Banyak orangtua kelimpungan saat membimbing anak-anaknya merencanakan...

Read more
7 Tips Merancang Dana Pendidikan Anak

7 Tips Merancang Dana Pendidikan Anak

Sebagai orangtua tentu memiliki harapan untuk memberikan...

Read more
Negara-Negara Ini Memiliki Sistem Pendidikan Terbaik Sedunia

Negara-Negara Ini Memiliki Sistem Pendid…

Berdasarkan data laporan Global Competitiveness Report, inilah...

Read more
Sejarah Hari Pahlawan 10 November 1945

Sejarah Hari Pahlawan 10 November 1945

Hari Pahlawan 10 November 1945 merupakan peringatan...

Read more
Yang Harus Dihindari Fresh Graduate, Saat Melamar Kerja

Yang Harus Dihindari Fresh Graduate, Saa…

      Pada dekade ini untuk mencari kerja yang...

Read more
Sejarah & Makna Tahun Baru Islam 1 Muharram 1436 Hijriyah

Sejarah & Makna Tahun Baru Islam 1 M…

SETIAP tanggal 1 Muharram kaum Muslim merayakan...

Read more
INILAH SEJARAH TERBENTUKNYA PROVINSI KEPULAUAN RIAU

INILAH SEJARAH TERBENTUKNYA PROVINSI KEP…

Kepulauan Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia....

Read more
Arti, Makna dan Hakikat Idul Adha Qurban

Arti, Makna dan Hakikat Idul Adha Qurban

Banyak ulama yang mencoba membaca arti, makna,...

Read more

Link Situs